Selain itu, dia juga membantu pengrajin membuat perubahan-perubahan secara teknikal, mengajarkan cara kerja dan cara pembuatan yang lebih benar sehingga kematangan karya dapat berkembang lebih baik.
"Tim kami bekerja dengan sepenuh hati dalam merancang pagelaran PakaianKoe untuk mencapai hasil yang maksimal dari segala eksplorasi yang kami lakukan bersama. Bagaimana agar koleksi ini tidak hanya menjadi satu koleksi pakaian hasil produk lokal tetapi menjadi satu koleksi yang dapat mengangkat hasil karya tangan para pengrajin menjadi sesuatu yang mempunyai rasa dan standar yang dapat diterima dunia Internasional," kata Thresia.
Dia berharap, PakaianKoe bisa menghasilkan presentasi yang lebih dalam dan sempurna dari apa yang pernah dibuat sebelumnya di Indonesia. Untuk itu dia mengajak beberapa profesional di bidang lain untuk berkolaborasi mewujudkan presentasi yang dapat menggambarkan dan mewakili Indonesia.
Adapun kolaborasi dilakukan dengan Irsan, fashion designer yang bertindak sebagai Creative Director koleksi PakaianKoe, Adi Purnomo, arsitek yang akan merancang keseluruhan area presentasi, Davy Linggar yang akan menangani videografi, serta Addie MS dan Twilite Orchestra yang akan mengiringi acara secara live.
"Kami berharap ini dapat menjadi suatu titik balik dalam membuat perubahan-perubahan yang sangat diperlukan untuk membangun budaya dan tradisi," kata dia.