Menurutnya, dukungan dan pengakuan terhadap program Pintu Incubator ini telah diberikan BDMMA PARIS, yaitu lembaga terkemuka profesi desain, mode, dan seni di Paris yang membantu para brand dan kreatif muda untuk tumbuh dan mengembangkan aktivitas bisnisnya.
Setiap tahun, BDMMA telah memberikan bimbingan profesional kepada lebih dari 500 kreator, juga inkubator bagi 30 perusahaan di sektor desain, mode, dan kerajinan Prancis, Paris.
"Terwujudnya kolaborasi dua negara ini merupakan kehormatan sekaligus peluang yang sangat berharga. Di mana para kreatif muda Indonesia dapat belajar, menggali wawasan dan keterampilan dari para pakar terpilih dari Prancis. Sejalan dengan tujuan kami di Pintu Incubator, yaitu, membawa brand-brand lokal Indonesia ke pasar internasional," kata dia.
Sementara itu, lanjutnya, para kreatif muda dari Prancis akan mendapatkan pengetahuan mengenai ragam budaya Tanah Air. Hal ini sesuai juga dengan misi Lakon Indonesia dan JF3, untuk melestarikan budaya serta mengangkat citra, harkat dan martabat bangsa Indonesia dengan membawa industri mode berbasis budaya ke dunia internasional.
"Berbagai dukungan atas berjalannya program ini akan semakin memperkuat dan memberikan semangat kepada kami dan pihak-pihak yang terlibat dalam mencapai misi dan tujuan tersebut," katanya.