Dalam salah satu pengembangan produk terbaru di kategori ini, pendekatan tersebut bahkan dirancang lebih spesifik untuk kebutuhan kamar mandi modern yang banyak menggunakan material premium. Produk ini juga diklaim aman digunakan pada material seperti kuningan (brass-safe), yang biasanya sensitif terhadap pembersih berbahan keras.
“Kami melihat kebutuhan konsumen sudah berubah. Mereka tidak hanya ingin kamar mandi bersih, tapi juga ingin memastikan material di dalamnya tetap terjaga dalam jangka panjang,” ujar Ria Templer, Direktur brand wellness berbasis Bali Utama Spice, dalam keterangan resminya, Rabu (24/6/2026).
Ia menambahkan bahwa kebersihan saat ini tidak lagi berdiri sendiri sebagai fungsi, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih sadar. “Produk rumah tangga seharusnya tidak hanya efektif, tetapi juga selaras dengan cara merawat ruang hidup,” katanya.
Pendekatan serupa juga disampaikan pihak desainer interior kamar mandi Ahti Interiors yang menilai bahwa perhatian terhadap material kini semakin meningkat dalam proyek hunian modern.
“Kamar mandi bukan lagi ruang yang hanya fungsional. Banyak orang kini memilih material dengan pertimbangan estetika dan pengalaman ruang. Maka produk perawatannya juga harus mengikuti standar yang sama,” ungkap Erica, perwakilan Ahti Interiors.
Dengan semakin berkembangnya kesadaran terhadap bahan yang digunakan dalam rumah tangga, cara membersihkan kerak di kamar mandi pun ikut berevolusi. Tidak hanya mengejar hasil instan, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana proses pembersihan tersebut berdampak pada ruang, material, dan kenyamanan penghuninya.
Pada akhirnya, mengatasi kerak membandel kini bukan lagi sekadar urusan menggosok lebih keras, melainkan memilih pendekatan yang lebih cerdas, yang menjaga kebersihan sekaligus merawat kualitas kamar mandi itu sendiri.