Angela yang juga Waketum DPP Partai Perindo Bidang Ekonomi Digutal & Kreatif ini mengatakan, penguatan aspek digital serta isu-isu keberlanjutan menjadi dua hal yang harus dapat diantisipasi para pelaku industri fesyen Tanah Air. Melalui Indonesia Fashion Week 2022 (IFW) ini, dia sangat mendukung dan mengapresiasi.
"IFW tahun ini akan berinovasi dengan mengadakan bazaar online dan live streaming. Menurut saya ini langkah yang sangat tepat sekali. Ini merupakan kesempatan dan peluang yang kita perlu ambil," ujar Anegela.
Lebih lanjut, kata Angela, pandemi Covid-19 telah mengubah consumer behaviour di mana masyarakat menjadi lebih technology minded.
Beberapa survei juga menunjukkan, meski terdapat kecenderungan penurunan konsumsi terhadap produk fesyen dan aksesori selama pandemi, namun penjualan nomor 1 di e-commerce masih didominasi oleh fesyen dan aksesori.
"Saya juga baru membaca data, di tahun 2021 Indonesia mencatat pertumbuhan tertinggi yakni 52 persen untuk lama waktu masyarakat dalam menggunakan shopping apps," katanya.