Angela Tanoesoedibjo: Tri Hita Karana Jadi Modal Penting Perkembangan Pariwisata Regeneratif di Bali

Syifa Fauziah
Angela Tanoesoedibjo: Tri Hita Karana Jadi Modal Penting Perkembangan Pariwisata Regeneratif di Bali (Foto: Syifa)

"Jadi sebelum kita mengenal konsep pariwisata regeneratif, Bali sudah terlebih dahulu menganut konsep ini Tri Hita Karana," kata Angela.

Berangkat dari hal tersebut, Quantum Temple bekerja sama dengan Kemenparekraf/Baparekraf, Wonderful Indonesia, Desa Manukaya Let, Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar dan Sui Network menghadirkan pameran budaya berbasis blockchain bertajuk "Water Civilization" di Pura Tirta Empul, sebuah situs warisan budaya dunia UNESCO.

"Luar biasa sekali ada platform berbasis blockchain technology untuk mendukung pariwisata regeneratif. Kita tahu generasi muda adaptif dengan teknologi," tutur Angela.

Pameran "Water Civilization" yang berlangsung mulai April hingga September 2024 menawarkan pengalaman unik bagi wisatawan sekaligus menambah wawasan mengenai Pura Tirta Empul. 

Tentunya pameran ini melibatkan 300 anak-anak muda dan komunitas kreatif yang berkontribusi membuat instalasi unik dan menarik yang terbuat dari bambu.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
14 hari lalu

Menpar: Kunjungan PM India Perkuat Posisi Prambanan sebagai Destinasi Wisata Budaya Dunia

17 hari lalu

MNC University dan Pemkab Kotabaru Kolaborasi Luncurkan Dashboard Data Kemiskinan dan Bahas Pariwisata

21 hari lalu

MNC Digital Raih Bisnis Indonesia Award, Angela Tanoesoedibjo: Terus Berinovasi di Tengah Perkembangan AI

21 hari lalu

Selamat! MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal