Terbuat dari Besi, Kenapa Kapal Bisa Mengapung di Air? Ini Jawabannya

Tangguh Yudha
Ini membingungkan, terlebih jika kapal berukuran besar ditambah kru serta muatan yang menambah beban kapal hingga berton-ton. (Foto: Instagram ASDP)

Bagian lambung kapal yang membuatnya menjadi seimbang dan bisa mengapung di lautan. Meski demikian, kapal tetap bisa tenggelam jika ada air yang masuk ke dalamnya yang memaksa udara keluar dan membuat kerapatan rata-rata kapal lebih besar dibandingkan air.

Jika kita melihat kasus kapal Titanic yang menabrak gunung es raksasa di pantai selatan Newfoundland pada 1912, gunung es tersebut mengoyakkan bagian kapal, sehingga ada lubang-lubang kecil di lambung kapal dan mengakibatkan banyak air yang masuk ke lambung kapal.

Cara yang sama juga diterapkan kapal selam, di mana kapalnya memiliki rongga yang dapat diisi oleh air apabila ingin menyelam, dan diisi udara jika hendak mengapung ke atas permukaan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Megapolitan
23 hari lalu

Kapal Bocor di Perairan Kepulauan Seribu, Seluruh Penumpang Berhasil Diselamatkan

Destinasi
1 bulan lalu

Amerika Bangun Replika Bahtera Nuh Terbesar di Dunia, Jadi Destinasi Wisata Religi

Nasional
2 bulan lalu

Pelni Siapkan 639.635 Tiket pada Periode Nataru, Operasikan 55 Kapal

Nasional
2 bulan lalu

Kemensos Kerahkan Kapal dan Helikopter untuk Distribusi Bantuan ke Wilayah Terisolasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal