Teori yang Menjelaskan Terjadinya Fenomena Dejavu, Apa Penyebabnya?

Pandika Adi Putra
Ilustrasi dejavu

Teori yang Menjelaskan Terjadinya Fenomena Dejavu

  • 1. Teori Pembagian Persepsi

Teori pembagian persepsi atau dalam bahasa Inggris 'Split Perceptions Theory' menjelaskan bahwa perasaan dejavu terjadi karena pengalaman melihat sesuatu dengan sekilas.

Otak akan mengingat keadaan sekitar ketika tidak sengaja perhatian dialihkan oleh kejadian lain. Maka, dengan singkat otak akan mengingat kejadian yang singkat itu ketika kita kembali ke kejadian awal.

  • 2. Teori Pemanggil Memori Kembali

Teori yang menjelaskan terjadinya fenomena dejavu ini hampir sama dengan teori sebelumnya, yaitu teori pembagi pembagian persepsi. Jika teori pembagi resepsi berlangsung di tempat yang sama, maka teori pemanggilan memori kembali ini berlangsung di tempat berbeda dengan suasana yang hampir sama.

Teori ini menjelaskan fenomena dejavu disebabkan fungsi otak merespons terhadap kejadian yang pernah dialami sebelumnya. Mungkin saat kejadian masa kecil, waktu liburan yang singkat atau wangi parfum yang dapat mengenang masa lalu.

Akibatnya, ingatan masa lalu akan terpanggil kembali dan seseorang akan merasa familiar tapi tidak ingat secara pasti.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fenomena Gen Z Muka Boros Jadi Sorotan, Dokter Ungkap Penyebab Utamanya

57 tahun lalu

Bakteri Baik di Usus Ikutan Tidur di Malam Hari? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Apa Itu Rathalos inagami, Laba-Laba Hantu Pertama di Indonesia? Ini Karakternya

57 tahun lalu

Laba-Laba Hantu Pertama di Asia Tenggara Ditemukan di Pulau Jawa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal