Tim tersebut mampu membandingkan data dengan informasi atmosfer yang dikirim oleh sistem REMS penjelajah Curiosity di Kawah Gale, mengungkapkan Jezero memiliki atmosfer yang lebih jelas pada saat itu. Para peneliti juga dapat mengkonfirmasi model prediksi mereka dengan sistem, yang mengukur tekanan atmosfer pada 718 Pascals.
Meskipun Curiosity memiliki sistem pemantauan cuaca sendiri, NASA mencatat bahwa MEDA mengemas beberapa peningkatan penting, termasuk kemampuan untuk mengukur suhu di berbagai ketinggian selain suhu permukaan, ditambah lagi itu dapat mengukur 'anggaran radiasi' di dekat permukaan Mars. MEDA juga lebih tahan lama daripada REMS dan akan memberikan pengukuran rutin untuk digunakan para ahli di tahun-tahun mendatang.