Puing Roket China Akan Jatuh ke Bumi, Dampaknya Disebut Tak Seserius Serangan Rudal

Dini Listiyani
Puing Roket China Akan Jatuh ke Bumi (Foto: CGTN)

Potongan Long March 5B yang masih hidup akan bergerak beberapa ratus mil per jam ketika mereka menyentuh tanah (atau air). Dampak seperti itu akan energik dan destruktif, tetapi tidak akan menjadi bencana besar.

"Kasus terburuk dalam peristiwa ini akan menjadi kurang serius daripada serangan rudal jelajah tunggal yang telah kita lihat setiap hari dalam perang Ukraina, jadi mari kita letakkan dalam beberapa perspektif di sini," tutur astrofisikawan dan pelacak satelit Jonathan McDowell, yang yang berbasis di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics.

Semua itu dikatakan, kecelakaan Long March 5B yang akan datang adalah peristiwa yang serius dan tidak menguntungkan, McDowell dan yang lainnya menekankan, terutama karena itu bisa dihindari.

Stage inti dari sebagian besar roket orbital diarahkan ke kematian yang aman di laut atau di atas tanah yang tidak berpenghuni segera setelah lepas landas, atau, dalam kasus kendaraan Falcon 9 dan Falcon Heavy SpaceX, turun untuk pendaratan vertikal dan akhirnya digunakan kembali. Stage inti Long March 5B, bagaimanapun, mencapai orbit bersama dengan muatannya dan tetap di sana sampai dijatuhkan oleh hambatan atmosfer.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Internasional
7 bulan lalu

Ini Senjata Kamboja yang Ditakuti Thailand, Hancurkan Target Sejauh 130 Km

Internasional
8 bulan lalu

Penyebab Roket SpaceX Meledak di Texas Terungkap! 

Internasional
8 bulan lalu

Roket SpaceX Meledak, Ini Laporan Korban Jiwa

Internasional
2 tahun lalu

Israel Diserang Tewaskan 12 Orang, Kelompok Hizbullah Lebanon Bantah Terlibat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal