Satelit pertama Indonesia tersebut diorbitkan dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat. Saat itu, Indonesia menjadi negara ketiga di dunia, setelah Amerika Serikat dan Kanada yang memakai satelit komunikasi.
Ini adalah wujud ambisi pemerintah Indonesia agar memiliki satelit sendiri yang bisa menghubungkan komunikasi di wilayah Indonesia dengan cepat dan efisien.
Sedangkan untuk teknologi satelit penginderaan jauh telah digunakan sejak tahun 1985 untuk berbagai aplikasi kebutuhan.
Meski begitu, untuk urusan mengirim astronotnya ke luar angkasa, Indonesia boleh dibilang telah tertinggal dari India dan Malaysia.
Pada tahun 1986, Indonesia sempat memiliki calon astronot pertama. Ia adalah seorang perempuan bernama Prof. Dr. Pratiwi Sudarmono.