Untuk melakukan ini, badan antariksa AS ini mengirim sejumlah cumi-cumi pada kargo ke-22 yang akan datang. Dengan mempelajari efek penerbangan luar angkasa pada interaksi mikroba, NASA mengatakan bisa mengembangkan langkah-langkah perlindungan untuk membantu memastikan kesehatan jangka panjang para astronot saat mereka menuju lebih dalam ke luar angkasa.
Penelitian ini juga bisa menjelaskan interaksi antara mikroba dan hewan yang bisa membantu meningkatkan dan melindungi hubungan semacam itu di Bumi. Proses pasokan ulang akan mencakup eksperimen ilmiah lainnya, termasuk water bears, perangkat ultrasonik portable yang disebut Butterfly IQ Ultrasound, Pilote ESA, model sel ginjal untuk mengevaluasi pembentukan batu ginjal di luar angkasa, penelitian yang melibatkan kapas, dan banyak lagi.