NASA Deteksi Ledakan Energi Matahari saat Malam Tahun Baru, Terkuat sejak 2017

Dini Listiyani
NASA Deteksi Ledakan Energi Matahari saat Malam Tahun Baru (Foto: NASA)

"Suar Matahari adalah semburan energi yang sangat kuat. Flare dan letusan matahari dapat berdampak pada komunikasi radio, jaringan tenaga listrik, sinyal navigasi, dan menimbulkan risiko bagi pesawat ruang angkasa dan astronot. Suar ini diklasifikasikan sebagai suar X5.0. Kelas X menunjukkan suar yang paling intens, sedangkan angkanya memberikan lebih banyak informasi tentang kekuatannya," kata NASA. 

Suar Matahari mencapai puncaknya pada pukul 17.00 ET pada 31 Desember, menciptakan pertunjukan menakjubkan bagi Solar Dynamic Observatory NASA, wahana yang menyelidiki Matahari sejak diluncurkan pada 2010.

Meskipun National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) mengklarifikasi, masyarakat umum tidak perlu takut, badan tersebut menemukan ledakan awal radiasi pada 31 Desember menyebabkan pemadaman listrik di Samudra Pasifik.

Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa (SWPC) NOAA memperkirakan Bumi akan mengalami badai geomagnetik kecil, gangguan sementara pada magnetosfer Bumi yang disebabkan oleh gelombang kejut angin Matahari.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Internasional
21 hari lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

Internasional
25 hari lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Internasional
30 hari lalu

Rekor! Misi Artemis 2 Catat Perjalanan Luar Angkasa Terjauh Manusia dari Bumi

Internasional
30 hari lalu

Sejarah Baru! Artemis II Tiba di Bulan 7 April Dini Hari, Tonton di Sini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal