NASA dan Militer AS Akan Kirim Pesawat Luar Angkasa Bertenaga Nuklir ke Orbit Bumi, Dijuluki DRACO

Dini Listiyani
NASA dan Militer AS Akan Kirim Pesawat Luar Angkasa Bertenaga Nuklir (Foto: DARPA)

NASA masih menargetkan Mars, dan bertujuan membawa astronot ke sana pada akhir 2030-an atau awal 2040-an. Dan masih memandang propulsi termal nuklir sebagai terobosan kunci yang dapat membuat tujuan ini lebih dapat dicapai, dengan memangkas waktu perjalanan ke dan dari Planet Merah.

Roket termal nuklir membawa reaktor fisi kecil, yang melepaskan panas dalam jumlah luar biasa saat membelah atom. Panas ini kemudian diterapkan pada gas propelan, yang mengembang dan disalurkan ke ruang angkasa melalui nosel untuk menciptakan daya dorong.

Proses ini berbeda dari yang digunakan generator termoelektrik radioisotop (RTG), teknologi nuklir yang telah terbang di atas kapal penjelajah sejak awal era ruang angkasa. RTG tidak menyediakan tenaga penggerak; mereka memanfaatkan panas peluruhan radioaktif untuk menghasilkan listrik, yang kemudian menggerakkan instrumen, motor, dan perlengkapan pesawat ruang angkasa lainnya.

Dalam pembaruan DRACO sebelumnya, DARPA dan NASA mengatakan mereka bertujuan untuk meluncurkan program demonstrasi pertama di luar angkasa pada 2027. Namun jadwal itu mungkin telah dimajukan.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

57 tahun lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal