Mengenal Louis Pasteur, Penemu Vaksin Antraks dan Rabies

Dini Listiyani
Mengenal Louis Pasteur, penemu vaksin antraks dan rabies (Foto: Photos.com/Thinkstock)

Dokter Jerman Robert Koch mengumumkan isolasi basil anthrax, yang dikonfirmasi Pasteur. Koch dan Pasteur secara independen memberikan bukti eksperimental definit bahwa basil anthrax memang bertanggung jawab atas infeksi.

Pasteur ingin menerapkan prinsip vaksinasi pada antraks. Dia mempersiapkan cultures of the bacillus setelah menentukan kondisi yang menyebabkan hilangnya virulensi organisme.

Pada musim semi 1881 dia memperoleh dukungan keungan, kebanyakan dari petani, untuk melakukan percobaan publik besar-besaran dari imunisasi antraks. Percobaan berlangsung di Pouilly-le-Fort, yang terletak di pinggiran selatan Paris.

Pasteur mengimunisasi 70 hewan ternak dan percobaan tersebut sukses besar. Prosedur vaksinasi melibatkan dua inokulasi pada interval 12 hari dengan vaksin dari berbagai potensi.

Satu vaksi, dari kultur virulensi rendah, diberikan kepada separuh domba dan diikuti oleh yang kedua dari kultur yang lebih ganas dibanding yang pertama. Dua minggu kemudian setelah inokulasi awal ini, domba yang divaksinasi dan kontrol diinokulasi dengan strain antraks yang ganas.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Profil James D Watson, Ilmuwan Penemu Struktur DNA yang Sempat Diboikot Lembaga Riset

57 tahun lalu

James D Watson, Ilmuwan Penemu Struktur DNA Wafat

57 tahun lalu

Ilmuwan Harvard Yakin Pesawat Alien Benar Ada, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Heboh Ilmuwan Jepang Berhasil Hilangkan Kromosom Ekstra Penyebab Down Syndrome, Ini Faktanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal