Cristoforetti, yang tiba di pos terdepan yang mengorbit pada April untuk tinggal selama enam bulan, menunjukkan beberapa cara untuk menyiasatinya, sebagaimana dikutip dari Digital Trends.
Pertama tampaknya adalah metode unik astronot Italia itu sendiri, dengan bergerak ke posisi terbalik dan meletakkan kakinya di permukaan stasiun untuk memberinya kemampuan untuk mendorong ke bawah. Tentu saja, astronot harus memiliki ketinggian tertentu agar metode ini berhasil.
Metode kedua menggunakan tali di sisi tempat tidur CPR stasiun. Orang yang melakukan CPR menempatkan sabuk di sekeliling tubuhnya agar tetap aman di tempatnya sehingga mereka dapat menerapkan tekanan secara efektif.
Ada juga setidaknya tiga cara lain untuk melakukan CPR dalam kondisi mikrogravitasi. Metode Evetts-Russomano, misalnya, melibatkan responden yang memposisikan kaki mereka sedemikian rupa sehingga pergelangan kaki mereka saling mengunci di tengah punggung pasien sehingga mereka menghasilkan kekuatan di dada mereka untuk kompresi tanpa mendorong diri mereka sendiri.
Practising CPR in Space ⛑ #MissionMinerva #CPR #LifeInSpace@esa @esaspaceflight @Space_Station pic.twitter.com/qfEcqpCMU6