Kisah Sergei Krikalev, Kosmonaut Terakhir Uni Soviet 311 Hari Terombang-ambing di Luar Angkasa

Dani M Dahwilani
Setelah total 311 hari terombang-ambing di luar angkasa, Sergei Krikalev akhirnya kembali ke Bumi pada Maret 1992. (Foto: Istimewa)

Situasi ekonomi yang kacau membuat anggaran program luar angkasa terganggu. Pemerintah yang tengah bertransformasi kesulitan membiayai misi rotasi kru dan pemulangan kosmonaut sesuai jadwal.

Akibatnya, Krikalev tidak dapat kembali sesuai rencana pada Oktober 1991. Dia tetap berada di stasiun Mir demi menjaga operasional fasilitas tersebut yang menjadi aset teknologi penting.

Secara teknis, dia bisa saja pulang menggunakan kapsul penyelamat. Namun keputusan itu berisiko membuat stasiun luar angkasa tak berawak dan membahayakan kelangsungan misi ilmiah.

Sementara itu, di Bumi, Uni Soviet resmi bubar pada Desember 1991. Rusia muncul sebagai negara baru dengan sistem pemerintahan berbeda, sementara ekonomi dilanda hiperinflasi.

Setelah total 311 hari di luar angkasa, Krikalev akhirnya kembali ke Bumi pada Maret 1992 dan mendarat di Kazakhstan. Wajahnya pucat dan tubuhnya melemah akibat lama berada di lingkungan tanpa gravitasi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal