Kenapa 29 Februari Terjadi 4 Tahun Sekali? Begini Penjelasannya

Dini Listiyani
Kenapa 29 Februari Terjadi 4 Tahun Sekali? Begini Penjelasannya (Foto: unsplash)

Sistem kalendar baru ditempatkan oleh Paus Gregory XIII pada 1500-an dan pada dasarnya mempertahankan tahun kabisat setiap empat tahun, dengan satu pengecualian, jika tahun berakhir pada 00 dan tidak habis dibagi 400.

Kalender Gregorian terus digunakan sebagian besar dunia modern saat ini. Karena 1700, 1800, dan 1900 tidak habis dibagi 400, maka tahun itu tidak dianggap sebagai tahun kabisat. 

Dengan menggunakan sistem kalender Gregorian, tahun berikutnya dianggap sebagai tahun kabisat. Tapi, tidak menjadi tahun kabisat karena adanya pembagian adalah 2100. 

2024, 2028, 2032, 2038, dan seterusnya akan mempunyai 29 hari di Februari. Ini membuat bulan lebih panjang dari biasanya, tapi bulan kedua itu tetap menjadi yang terpendek dalam satu tahun.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Sains
2 tahun lalu

Apa yang Dimaksud Tahun Kabisat? Begini Arti dan Sejarahnya

Seleb
4 tahun lalu

Deretan Artis yang Lahir di 29 Februari, Nomor 5 Aktor Legendaris Meninggal karena Kanker

Seleb
4 tahun lalu

Artis Korea yang Lahir di Tahun Kabisat, Nomor 3 Pemain Drakor Sekaligus Atlet Balap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal