Namun, masih ada pertanyaan terbuka besar mengenai sifat inti Jupiter, misalnya, exoplanet yang aneh dan tidak biasa seperti ini memberi jendela ke pembentukan planet yang tidak memiliki cara lain untuk dijelajahi. TOI 849b ditemukan oleh TESS, pesawat luar angkasa pemburu planet NASA.
Dengan menganalisis jumlah cahaya yang diblokir oleh TOI 849b saat melewati di depan bintang inangnya, para ilmuwan dapat menghitung ukuran dan periode orbitnya. Mereka menemukan TOI 849b melingkar sangat dekat dengan bintang inangnya, dengan periode orbit 18 jam.
Perhitungan menunjukkan, massanya dua hingga tiga kali lipat dari Neptunus. "Planet ini anehnya dekat dengan bintangnya, mempertimbangkan massanya. Dengan kata lain, kami tidak melihat planet dengan massa ini pada periode orbit pendek ini," ujar Armstrong.
TOI 849b juga diyakini sangat padat dan mungkin terdiri atas besi, batu, dan air. Tapi, inti planet yang terekspos ini hanya memiliki sedikit hidrogen dan helium.