Karena keterpencilannya dan tidak dihuni oleh siapapun, Point Nemo digunakan sebagai tempat penyingkiran bangkai pesawat luar angkasa. Salah satu contohnya adalah stasiun luar angkasa MIR yang dimiliki oleh Rusia, yang dijatuhkan tepat di titik lokasi Point Nemo pada tahun 2001.
Kehidupan laut di Point Nemo dianggap mengalami sedikit evolusi. Keadaan terpencil dan arus laut yang lemah menyebabkan nutrisi yang tersedia dalam air sangat terbatas untuk perkembangan hewan laut.
Selain itu, faktor cuaca yang ekstrem dan kebutuhan sosial yang tidak dapat terpenuhi membuat sulit bagi makhluk hidup untuk bertahan di kondisi tersebut. Oleh karena itu, tinggal di Point Nemo menjadi sangat sulit.
Nama "Nemo" berasal dari bahasa Latin yang berarti "tidak seorang pun". Nama ini mengacu pada karakter Kapten Nemo dalam novel petualangan yang terkenal berjudul "20.000 Leagues Under the Sea" karya Jules Verne, yang merupakan seorang kapten kapal selam.
Point Nemo juga disebut dalam cerita pendek tahun 1928 karya H. P. Lovecraft, sebagai lokasi kota kuno R'lyeh yang merupakan rumah bagi Cthulhu, makhluk mitologi berwujud manusia-naga dengan mulut tentakel. Hal ini menambah aura misteri dari tempat ini.
Karena lokasinya yang sulit dijangkau, belum ada orang yang berhasil menginjakkan kaki di lokasi ini, termasuk penemunya sendiri.
Itulah penjelasan mengenai tempat paling jauh dari semua daratan di bumi.