Ilmuwan Kembangkan Tanah Elektronik, Bantu Percepat Pertumbuhan Tanaman

Dini Listiyani
Ilmuwan Kembangkan Tanah Elektronik, Bantu Percepat Pertumbuhan Tanaman (Foto: PNAS)

JAKARTA, iNews.id - Para peneliti dari Universitas Linköping di Swedia mengembangkan tanah bioelektronik. Ini mempercepat pertumbuhan tanaman di ruang hidroponik atau pertanian yang menanam tanaman tanpa tanah.

Setelah mengintegrasikan 'eSoil' yang direkayasa ke dalam kerangka tempat bibit tumbuh, para peneliti menemukan, mengirimkan sinyal listrik melalui tanah rata-rata membuat tanaman tumbuh 50 persen lebih banyak.

eSoil terdiri atas zat organik yang dicampur dengan polimer konduktif yang disebut PEDOT. Pengawas penelitian Eleni Stavrinidou mengatakan, konduktivitas tanah diperlukan untuk merangsang akar tanaman. 

Dalam studi khusus ini, para peneliti menguji efek pengiriman sinyal ke bibit gandum selama 15 hari sebelum dipanen untuk dianalisis. Menerapkan tegangan sekecil 0,5V pada eSoil akan menstimulasi akar secara elektrik. 

Pada gilirannya, ini menghasilkan peningkatan biomassa tanaman yang distimulasi secara listrik dibandingkan dengan tanaman yang tidak distimulasi, sebagaimana dikutip dari Engadget. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Profil James D Watson, Ilmuwan Penemu Struktur DNA yang Sempat Diboikot Lembaga Riset

57 tahun lalu

James D Watson, Ilmuwan Penemu Struktur DNA Wafat

57 tahun lalu

Ilmuwan Harvard Yakin Pesawat Alien Benar Ada, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Heboh Ilmuwan Jepang Berhasil Hilangkan Kromosom Ekstra Penyebab Down Syndrome, Ini Faktanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal