Mereka dapat menyimpulkan massa WASP-107b sekitar sepersepuluh dari Jupiter atau sekitar 30 kali massa Bumi. Tim memperkirakan inti padat planet tidak boleh lebih dari empat kali massa Bumi, yang berarti lebih dari 85 persen massanya termasuk dalam lapisan tebal gas yang mengelilingi inti.
Para peneliti percaya skenario yang paling masuk akal untuk pembentukan planet ekstrasurya adalah terbentuk jauh dari bintang di mana gas dalam cakram cukup dingin sehingga akresi dapat terjadi dengan cepat. Planet tersebut kemudian bermigrasi ke posisinya saat ini melalui interaksi dengan disk atau planet sistem lainnya.