Ditunjuk NASA, 3 Perusahaan Ini Bakal Kembangkan Sistem Tenaga Nuklir Bulan

Dini Listiyani
3 Perusahaan Ini Bakal Kembangkan Sistem Tenaga Nuklir Bulan (Foto: NASA)

JAKARTA, iNews.id - NASA dan Departemen Energi telah memberikan kontrak kepada tiga perusahaan. Perusahaan itu nantinya akan merancang konsep untuk membawa tenaga nuklir ke Bulan. 

NASA dan Departemen Energi akan menghadihkan Lockheed Martin, Westinghouse, dan IX masing-masing sekitar 5 juta dolar AS untuk menandai desain sistem tenaga permukaan fisi, gagasan yang telah dikerjakan NASA, setidaknya selama 14 tahun. 

Ketiga perusahaan tersebut ditugaskan untuk mengembangkan sistem tenaga fisi kelas 40 kilowatt yang dapat berjalan setidaknya selama 10 tahun di permukaan bulan. NASA berharap untuk menguji sistem di Bulan segera setelah akhir dekade ini. 

Jika demonstrasi itu terbukti berhasil, itu dapat mengarah pada misi jangka panjang bertenaga nuklir di Bulan dan Mars sebagai bagian dari program Artemis, sebagaimana dikutip dari Engadget. 

"Mengembangkan desain awal ini akan membantu kami meletakkan dasar untuk memperkuat kehadiran manusia jangka panjang kami di dunia lain," kata Jim Reuter, administrator asosiasi untuk Direktorat Misi Teknologi Luar Angkasa NASA.

Di bawah kontrak 12 bulan, Lockheed Martin akan bermitra dengan BWXT dan Creare. Westinghouse akan bekerja sama dengan Aerojet Rocketdyne, sementara IX (usaha patungan Intuitive Machines dan X-Energy) akan bekerja dengan Maxar dan Boeing dalam sebuah proposal.

Lockheed Martin adalah salah satu dari tiga perusahaan yang dipilih oleh Badan Proyek Penelitian Lanjutan Pertahanan Pentagon tahun lalu untuk mengembangkan pesawat ruang angkasa bertenaga nuklir. Departemen Pertahanan juga telah mencari sistem propulsi nuklir untuk pesawat ruang angkasa.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
20 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

21 hari lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

25 hari lalu

Prabowo: Kalau Ada Perang Nuklir, Indonesia Kena Dampaknya

30 hari lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal