1. Mengontrol sumber ventilasi
Apabila kita dapat mengurangi atau menghilangkan sumber polusi, dan memberikan ruangan untuk bernapas maka dengan cara kita dapat mengeluarkan udara yang kotor dan masukkan udara yang bersih, hal itu dapat menjadi cara yang paling efektif.
“Dengan catatan udaranya bersih. Namun jika udara diluar kotor maka buka jendela itu bukan menjadi solusi justru itu menambah problem yang ada,” ucap Ivan.
2. Filtrasi atau penyaringan
Namun cara pertama dapat disumplemen dengan cara yang kedua ini yaitu filtrasi atau penyaringan. Biasanya hal ini menggunakan media filter untuk menangkap polutan yang ada di udara.
“Biasanya itu akan menggunakan filter media yang didesain untuk menangkap udara partikulat dan gas, yang filtrasinya itu diukur pada ukuran 0.3 micron, atau biasa disebut dengan Most Penetrating Particle Size (MPPS) jadi efisiennya sangat rendah,” ujar Ivan.
3. Ultraviolet Germicidal Irradiation (UVGI)
Cara ini dapat lebih relevan apabila dilakukan di tempat publik atau rumah sakit, karena fokusnya lebih kepada bakteri dan virus.
“Penggunaan sinar UV ini harus memperhatikan dosis dan waktu paparn. Karena terlalu jauh atau terlalu cepat maka efeknya tidak akan terlalu efektif. Selain itu studi juga mengatakan sinar UV bahkan yang Far UVC itu dapat menghasilkan gas ozone sehinga rekomendasi para pakar itu pertimbangkan benefit dengan risikonya,” kata Ivan.