Artemis 2 Bakal Gunakan Laser untuk Komunikasi, Bisa Kirim Video Berkualitas Tinggi 

Dini Listiyani
Artemis 2 Bakal Gunakan Laser untuk Komunikasi (Foto: NASA)

 NASA memasukkan komunikasi laser dalam bentuk terminal Orion Artemis 2 Optical Communications System (O2O) di Artemis 2, misi berawak berikutnya mengelilingi bulan.  "Di atas kapsul Orion, sistem O2O akan mengirimkan kembali gambar dan video beresolusi tinggi dari wilayah bulan," sebuah video NASA yang diterbitkan pada bulan April menyatakan.  Jika semua berjalan sesuai rencana, sistem akan memungkinkan pemirsa di Bumi untuk melihat bulan secara real-time tidak seperti sebelumnya. 

Untuk meletakkan dasar komunikasi laser di masa depan, NASA telah meluncurkan beberapa satelit demonstrasi dalam beberapa tahun terakhir.  Demonstrasi Relai Komunikasi Laser (LCRD) yang diluncurkan pada Desember 2021 adalah estafet laser pertama badan tersebut.  Itu diikuti oleh CubeSat TeraByte InfraRed Delivery (TBIRD) yang diluncurkan tahun lalu, yang mencapai kecepatan transmisi data 200 gigabit per detik. 

Sekarang, NASA sedang mempersiapkan Terminal Penguat dan Modem Pengguna LCRD Low-Earth-Orbit (LEO) Terintegrasi (ILLUMA-T), yang diharapkan akan diluncurkan ke International Space Station (ISS) akhir tahun ini.  ILLUMA-T akan menempel pada fasilitas terbuka di Modul Eksperimen Jepang. 

Setelah beroperasi, ILLUMA-T akan menyampaikan data kembali ke Bumi melalui LCRD dalam sistem komunikasi relai laser end-to-end NASA yang pertama, meletakkan dasar bagi sistem O2O yang akan berada di Orion selama Artemis 2.

Seperti yang dicatat NASA dalam videonya baru-baru ini, eksperimen ini hanyalah awal dari bagaimana komunikasi laser membuka jalan untuk memajukan penemuan ilmiah, sebagaimana dikutip dari Space. 

Kesuksesan Artemis 1 tahun lalu telah menempatkan Artemis 2 pada jalur yang  segera diluncurkan, di mana akan menerbangkan astronot pertama ke bulan sejak 1972. Gambar dari kamera yang dipasang ke Orion memikat dunia selama misi pertama pesawat ruang angkasa ke orbit bulan dan kembali lagi. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

57 tahun lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal