Angkatan Darat AS Gunakan Machine Learning untuk Cek Kendaraan

Dini Listiyani
Angkatan Darat AS Gunakan Machine Learning untuk Cek Kendaraan (Foto: US Army)

"Apakah pendingin itu hampir habis atau ada masalah lain, kami tahu telah melihat ini di mesin lain, dan bisa memberitahu seseorang, transmisi mungkin gagal dalam satu atau dua minggu, misalnya," ujarnya.

Uptake saat ini menyediakan layanan serupa di industri pengaturan dan telah bekerja sama dengan Boeing, Caterpillar, dan Progress Rail.

Untuk Berkshire Hathaway, software-nya digunakan untuk mengawasi pemeliharaan turbin angin, tugas paling penting untuk turbin yang mahal sering terletak di lokasi terpencil.

Kontrak Uptake dengan tentara relatif kecil, hanya bernilai 1 juta dolar Amerika Serikat (AS). Tapi, kerja sama ini merupakan langkah maju untuk penggunaan AI oleh militer.

Beberapa ahli telah mengkritik AS karena gagal memanfaatkan machine learning. Namun, ahli lainnya justru memperingatkan budaya internal Angkatan Darat ragu-ragu untuk mengganti keahlian manusia dengan mesin.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI

57 tahun lalu

Modus Penipuan dan AI Fraud Marak, Dibutuhkan Sistem Keamanan Digital Berlapis

57 tahun lalu

Fakta Baru! 67% Talenta Digital Indonesia Andalkan AI Setiap Hari

57 tahun lalu

Karya Terbaik Lulusan Microsoft Elevate Dipamerkan di AI Impact Challenge, Ini Inovasinya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal