Ada Masalah Jamur di Stasiun Luar Angkasa, Begini Cara NASA Mengatasinya

Dini Listiyani
Ada Masalah Jamur di Stasiun Luar Angkasa (Foto: NASA)

Penerapan metode khusus untuk menutupi permukaan dengan asam nukleat mencegah penumpukan biofilm menunjukkan dalam sampel terestrial, pembentukan mikroba berkurang sekitar 74 persen. 

Mengejutkannya, sampel stasiun luar angkasa justru menunjukkan penurunan yang lebih drastis, yakni sekitar 86 persen. Namun, satu rekomendasi yang dibuat tim, berdasarkan hasil awal ini adalah tes dengan durasi yang lebih lama harus dilakukan pada misi di masa depan. 

“Kami tidak tahu sampai kapan ia mampu mempertahankan kinerja ini. Jadi kami merekomendasikan waktu inkubasi yang lebih lama, dan juga, jika memungkinkan, analisis berkelanjutan, dan bukan hanya titik akhir," kata pakar mikrobiologi di Universitas Colorado Pamela Flores.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

57 tahun lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal