Para ilmuwan berharap penelitian ini dapat membantu manusia dalam mengatasi stres, namun belum ada hasil yang dipublikasikan secara luas.
Percobaan tembok air bertujuan untuk mempelajari perilaku air dalam kondisi gravitasi mikro. Eksperimen ini melibatkan penggunaan sistem "kantong" yang berisi air untuk membentuk dinding air yang dapat digunakan oleh astronot untuk berbagai keperluan.
Jika berhasil, hal ini akan mengurangi penggunaan peralatan mekanis dan teknis yang saat ini diperlukan dalam sistem pendukung kehidupan di luar angkasa. Satu-satunya komponen mekanis dalam eksperimen ini adalah pompa air yang digunakan untuk memindahkan air ke lokasi yang dibutuhkan.
Ketika pesawat ulang-alik Columbia mengalami kecelakaan dan meledak pada tahun 2003 saat kembali ke Bumi, menewaskan seluruh kru, eksperimen yang berisi cacing nematoda berhasil diselamatkan dari puing-puing.
Penemuan ini menjadi penting karena menunjukkan bahwa kehidupan dapat bertahan saat mendarat di planet lain tanpa perlindungan dari pesawat luar angkasa. Hal ini juga memberikan pemahaman tentang bagaimana kehidupan mungkin telah tersebar di seluruh galaksi.