Smartfren Adopsi 4G+, Ini Kelebihannya

Dini Listiyani
Smartfren mulai mengadopsi teknologi jaringan terbaru 4G+. (Foto: iNews.id/Dini Listiyani)

Munir mengakui, sebelum mengadopsi (4G+) tidak selancar saat menggunakan teknologi jaringan baru. Bahkan, buffering menonton YouTube sudah lebih sedikit.

"Toh kita akui sebelumnya kan tidak selancar itu, masih banyak keluhan YouTube muter. Nah, sekarang YouTube kuranglah (muternya). Yang tadinya tonton satu jam muternya sampai 80 kali, sekarang tinggal 10 kali, 20 kali," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Munir juga menunjukkan hasil speed test 4G+ di Jakarta yang menunjukkan kecepatan koneksi hingga 198 Mbps. Teknologi 4G+ Smartfren ini bisa diidentifikasi melalui smartphone yang sudah menggunakan Cat.9. Di pasaran saat ini sudah banyak produsen yang menyediakan smartphone Cat.9, salah satunya Samsung Galaxy S8.

"4G+ tidak semata-mata masalah jaringan saja, tapi handset-nya juga," ujarnya.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengguna Internet Perempuan di Indonesia Hampir Menyamai Laki-Laki 49,97 Persen

57 tahun lalu

Gen Z dan Milenial Jadi Pengguna Internet Terbesar di Indonesia

57 tahun lalu

Pulau Jawa Pengguna Internet Terbanyak di Indonesia, Penetrasi 85,95 Persen

57 tahun lalu

Pengguna Internet di Indonesia Tembus 235 Juta, 81,7 Persen dari Total Penduduk 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal