Pada 2018, Radvinsky mengambil langkah yang kemudian mengubah hidupnya, mengakuisisi OnlyFans. Saat itu, platform tersebut belum sebesar sekarang. Tapi dia melihat potensi yang belum tergarap yaitu hubungan langsung antara kreator dan penggemar, tanpa perantara.
Perlahan, OnlyFans tumbuh. Lalu pandemi datang, dan segalanya berubah cepat.
Platform itu mendadak meledak. Banyak orang mencari penghasilan alternatif, dan OnlyFans menjadi salah satu jawabannya. Dalam waktu singkat, namanya dikenal di seluruh dunia.
Meski begitu, Radvinsky tetap berada di tempat yang sama, di balik layar.
Ya, tidak seperti kebanyakan miliarder teknologi, Radvinsky hampir tidak pernah tampil di depan publik. Dia tidak membangun citra personal, tidak aktif di panggung konferensi, dan jarang sekali memberikan pernyataan. Dia memilih diam, membiarkan perusahaannya yang berbicara.
Namun dari laporan yang beredar, dia diketahui aktif berdonasi, termasuk untuk riset kanker dan bantuan kemanusiaan. Sebuah sisi yang jarang terlihat, tapi cukup konsisten.