Pendiri Koin Jagat Minta Maaf Janji Hilangkan Fitur Rusak Fasilitas Umum, Ini Gantinya

Muhamad Fadli Ramadan
Pendiri Koin Jagat meminta maaf dan berkomitmen mengubah format kegiatan di platformnya dalam waktu tiga hari ke depan. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Aplikasi Koin Jagat menjadi perbincangan publik. Ini setelah pengguna aplikasi tersebut berusaha menemukan harta karun berupa koin hingga merusak fasilitas umum.

Menanggapi hal tersebut, Co-Founder Jagat Barry Beagen menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan sebagai imbas fitur di platform tersebut. Dia mengapresiasi arahan yang diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

“Berdasarkan diskusi yang konstruktif dengan Komdigi, kami akan mengubah format Coin Hunt menjadi 'Misi Jagat' untuk mendorong pengguna berkontribusi positif bagi ruang publik dan fasilitas umum,” ujar Barry dalam dalam keterangan persnya dilanair Jumat (17/1/2024).

Barry menyampaikan komitmen untuk mengubah format kegiatan di platform itu dalam waktu tiga hari ke depan. Selama perbaikan, fitur pencari koin akan dihilangkan sementara dari aplikasi tersebut.

"Melalui Misi Jagat, kami akan mendorong para pengguna untuk melakukan perbaikan ruang publik terlebih dahulu dan selama periode ini tidak akan ada koin yang bisa diburu dalam aplikasi Jagat,” katanya.

Barry menambahkan Jagat akan membuat kanal resmi bagi pemerintah, pengelola, hingga masyarakat umum untuk memonitor dan melaporkan jika masih ada kerusakan fasilitas publik yang diakibatkan kegiatan ‘Berburu Koin’ di platform mereka. Dia memastikan koin-koin yang berada di daerah rawan akan segera dihapus dari aplikasi.

"Dengan lebih dari 1 juta pengguna aktif di Indonesia dan 200 ribu pengguna baru setiap harinya, kami percaya 'Misi Jagat' akan meningkatkan kualitas ruang publik khususnya melalui partisipasi aktif generasi muda,” ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Buletin
1 hari lalu

Longsor Tutup Tol Bocimi KM 72! Akses Sukabumi ke Jakarta Lumpuh, Arus Dialihkan

Buletin
2 hari lalu

Viral! 18 Siswi di Garut Nangis saat Rambut Dipotong Guru BK

Nasional
2 hari lalu

Ancaman Digital Makin Nyata, Komdigi Minta Pesantren Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak

Nasional
3 hari lalu

Topi Merah Beberkan Kejanggalan Ijazah Jokowi yang Diteliti Rismon: Diduga Hasil Editing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal