"Aku cari konten kreator luar yang punya kategori sama seperti aku, lalu aku pelajari cara mereka mereact dan berinteraksi," katanya.
Dengan pendekatan ini, kontennya tetap relevan dan menghibur bagi penonton Indonesia.
Meski membahas konten dari berbagai negara, Metta tidak pernah mendapat komentar negatif soal perspektif budaya. Namun, Metta mengaku humor dari Jepang adalah yang paling sulit dipahami.
"Mungkin karena referensinya sangat lokal dan beda dengan kita," ujar Metta. Meski begitu, Metta tetap berusaha memberikan reaksi yang natural dan relatable.
Untuk kalian yang ingin melihat konten menarik lainnya jangan lupa kunjungi akun YouTube di @_mettakaruna.