Metaverse Dinilai Lebih Berbahaya Daripada Media Sosial, Benarkah?

Inas Rifqia Lainufar
Metaverse dinilai lebih berbahaya daripada medsos (Foto: Mirko Vitali/Elements Envato)

Berkurangnya kemampuan bersosialisasi

Tak hanya dampak kesehatan yang menurun, seringnya manusia menatap layar ponsel atau komputernya tentu akan mengurangi kemampuan bersosialisasi di dunia nyata.

Manusia diprediksi akan menghabiskan lebih banyak waktu di dunia Metaverse sehingga merasa tidak membutuhkan teman atau rekan di dunia nyata.

Peretasan data pribadi

Data-data pribadi yang Anda gunakan untuk masuk ke dunia Metaverse bisa berisiko untuk diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Hacker bisa saja melacak wajah, tubuh, hingga pola gelombang otak pengguna melalui representasi dirinya di dunia Metaverse.

Terlebih, dunia Metaverse juga memungkinkan pengguna untuk melakukan segala transaksi pembelian hingga aktivitas perbankan. Hal ini juga dapat mempermudah peretas untuk membobol data-data perbankan Anda dengan mudah.

Maka dari itu, manusia harus memiliki kontrol diri yang kuat agar prediksi Metaverse dinilai lebih berbahaya daripada media sosial tidak sampai menimpa dirinya di masa yang akan datang.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Bisnis
2 tahun lalu

Meta Bakal PHK Karyawan di Unit Silikon Metaverse

Mobil
2 tahun lalu

Honda dan Telkom Hadirkan Keseruan Balap Virtual di Metaverse

Mobil
3 tahun lalu

Honda Bikin Kota Virtual seperti Dunia Nyata di Metaverse

Internet
3 tahun lalu

Segera Hadir, Game Online Metaverse Idol Meta Mungkinkan Pemain Interaksi Secara Virtual

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal