Mengejutkan! Ini Alasan OpenAI Jalin Kerja Sama dengan Departemen Perang AS

Muhammad Sukardi
OpenAI ungkap alasan di balik kerja sama dengan Departemen Perang AS. (Foto: AP News)

Ingin Mengendalikan Penggunaan, Bukan Melepaskannya

Alasan lain yang cukup mengejutkan adalah OpenAI tidak ingin teknologinya digunakan tanpa pengawasan. Dengan masuk secara resmi melalui kontrak, perusahaan dapat memastikan model AI tetap dijalankan melalui sistem cloud yang dikendalikan oleh mereka.

Artinya, tidak ada model yang diberikan tanpa guardrails. Semua sistem keamanan, moderasi, dan pemantauan tetap aktif. OpenAI juga menempatkan personel berizin keamanan untuk mengawasi implementasi tersebut.

Langkah ini disebut sebagai cara untuk tetap memegang kendali atas penggunaan AI di sektor pertahanan.

OpenAI Menetapkan Tiga Garis Merah Tegas

Meski menyepakati kerja sama dengan Departemen Perang Amerika Serikat, OpenAI menegaskan tiga batasan yang tidak boleh dilanggar dalam kerja sama ini:

1. AI tidak boleh digunakan untuk pengawasan massal domestik.

2. AI tidak boleh mengendalikan senjata otonom tanpa kontrol manusia.

3. AI tidak boleh digunakan untuk keputusan otomatis berisiko tinggi seperti sistem penilaian sosial.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Isi Lengkap Perjanjian Kerja Sama OpenAI dengan Departemen Perang Amerika Serikat

57 tahun lalu

Geger! OpenAI Umumkan Kesepakatan dengan Departemen Perang AS

57 tahun lalu

OpenAI Ditunjuk Jadi Pemungut Pajak Digital, Ini Penjelasan DJP

57 tahun lalu

OpenAI Jadi Pemungut Pajak, Langganan ChatGPT Kena PPN 11 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal