Lindungi Anak, Pemerintah Desak Platform Digital Perketat Verifikasi Usia

Muhamad Fadli Ramadan
Pemerintah mendesak platform digital memperketat penerapan teknologi verifikasi usia guna memastikan keamanan anak-anak. (Foto: Instagram Kemkomdigi)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menegaskan platform digital harus bertanggung jawab atas perlindungan anak dari konten negatif. Banyak anak-anak di Indonesia terpengaruh konten negatif yang dapat merusak masa depan.

Seperti diketahui, Komdigi dan sejumlah pihak terkait sedang menyusun aturan perlindungan anak di platform digital. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengimbau platform digital segera memperketat penerapan teknologi verifikasi usia guna memastikan keamanan anak-anak di ruang digital.

"Platform digital tidak boleh lagi abai. Mereka harus memastikan teknologi pembatasan usia diterapkan dengan ketat dan efektif. Keselamatan anak-anak adalah prioritas, dan kami akan memastikan regulasi ini ditegakkan," ujar Meutya Hafid dalam keterangan persnya, Senin (24/2/2025).

Menkomdigi menegaskan regulasi yang sedang disusun untuk perlindungan anak di ruang digital akan mewajibkan platform memperketat perlindungan terhadap anak-anak. Diharapkan tidak ada celah bagi pelanggaran.

"Tidak ada ruang untuk kelalaian. Platform harus bertindak nyata dan bekerja sama dengan pemerintah untuk menciptakan lingkungan digital yang aman bagi generasi muda," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Meutya Hafid Minta Pejabat Baru Percepat Transformasi Digital

Nasional
9 hari lalu

Dewan Pers Desak Pemerintah Hapus Klausul Merugikan Pers dalam Perjanjian Dagang RI–AS

Nasional
15 hari lalu

Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun TikTok, Instagram, YouTube hingga Roblox Mulai 28 Maret

Nasional
15 hari lalu

Pemerintah Larang Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Medsos Berisiko, Berlaku Mulai 28 Maret 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal