Komdigi Sebut AI Bisa Berantas Praktik Perdagangan Manusia

Muhamad Fadli Ramadan
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengemukakan kecerdasan buatan (AI) bisa mencegah praktik perdagangan manusia. 

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengemukakan kecerdasan buatan (AI) bisa mencegah praktik perdagangan manusia. Sebab itu, perkembangan teknologi harus menjadi perlindungan, bukan sumber ancaman baru.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan AI harus dikembangkan dengan etika yang mengutamakan perlindungan manusia. Sebab, saat ini AI dimanfaatkan untuk tindak kejahatan dalam mencari data seseorang yang bisa didapatkan dengan cara yang sangat mudah.

"Teknologi AI telah disalahgunakan menjadi pendorong utama terjadinya perdagangan manusia. Untuk itu, kita perlu memastikan bahwa AI dikembangkan dengan etis, memperhatikan hak asasi manusia, memprioritaskan perlindungan data pribadi, serta menyesuaikan dengan norma hukum dan sosial setempat," kata Nezar dalam keterangan pers dilansir Jumat (7/11/2025).

Wamen Nezar menyampaikan pola perdagangan manusia telah bergeser ke ruang digital. Sejumlah platform, seperti media sosial, situs kerja daring, dan aplikasi kencan kini menjadi sarana rekrutmen serta eksploitasi korban oleh pelaku lintas negara.

"Pergeseran ini melahirkan tantangan baru bagi penegakan hukum. Volume data yang masif tidak lagi dapat ditangani dengan pendekatan manual, sehingga dibutuhkan kemampuan analisis otomatis berbasis AI," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Internet
3 hari lalu

Komdigi Buka Lagi Akses Grok AI di Indonesia, Pengawasan Ketat Harga Mati!

Internet
3 hari lalu

Usai Blokir Dibuka, Grok Dipantau Ketat Komdigi!

Internet
3 hari lalu

Komdigi Akui Serangan Siber Makin Canggih gegara AI: Ada Zero Click Attack!

Nasional
3 hari lalu

Wamenkomdigi Wanti-Wanti AI Bisa Bikin Serangan Siber Lebih Cepat dan Masif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal