Komdigi Bekukan Izin Worldcoin dan WorldID yang Viral, Ini Alasannya! 

Muhamad Fadli Ramadan
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membekukan sementara Worldcoin dan WorldID. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membekukan sementara Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) layanan Worldcoin dan WorldID yang viral di media sosial. Ini dilakukan karena ada dugaan pelanggaran sistem elektronik.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menjelaskan langkah ini diambil menyusul laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan layanan Worldcoin dan WorldID.

"Pembekuan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi risiko terhadap masyarakat. Kami juga akan memanggil PT Terang Bulan Abadi untuk klarifikasi resmi dalam waktu dekat," kata Alexander Sabar dalam keterangan resmi, Minggu (4/5/2025). 

Hasil penelusuran awal menunjukkan PT Terang Bulan Abadi belum terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dan tidak memiliki TDPSE sebagaimana diwajibkan dalam peraturan perundang-undangan. 

Selain itu, layanan Worldcoin tercatat menggunakan TDPSE atas nama badan hukum lain, yaitu PT Sandina Abadi Nusantara, sehingga ini menjadi landasan Komdigi untuk melakukan pembekuan izin platform tersebut.

"Ketidakpatuhan terhadap kewajiban pendaftaran dan penggunaan identitas badan hukum lain untuk menjalankan layanan digital merupakan pelanggaran serius," ujar Alexander Sabar.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Seleb
2 jam lalu

Rachel Vennya Habiskan Rp4 Miliar untuk Renovasi Rumah, Endingnya Mau Dijual Okin!

Music
3 jam lalu

Piyu hingga Ahmad Dhani Ngadu ke Menteri HAM, Pencipta Lagu Belum Sejahtera!

Nasional
3 jam lalu

Viral Isu APBN Hanya Cukup untuk 2 Minggu, Purbaya: Salah Besar!

Seleb
4 jam lalu

Tak Lagi Kompromi! Rachel Vennya Siap Rebut Hak Asuh Anak dari Okin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal