Internet Starlink Tak Akan Blokir Sumber Berita Rusia, Elon Musk: kecuali di Bawah Todongan Senjata

Dini Listiyani
Internet Starlink Tak Akan Blokir Sumber Berita Rusia (Foto: SpaceX)

JAKARTA, iNews.id - CEO SpaceX Musk mengatakan perusahaan tidak akan memblokir akses ke sumber media Rusia di sistem internet Starlink. Meskipun, ada permintaan dari beberapa pemerintah. 

"Starlink telah diberitahu beberapa pemerintah (bukan Ukraina) untuk memblokir sumber berita Rusia. Kami tidak akan melakukan kecuali di bawah todongan senjata," kata Musk. 

Permintaan ke Starlink datang ketika pasukan militer Rusia terus menginvasi Ukraina dan banyak negara, termasuk Amerika Serikat, memungut sanksi ekonomi yang keras terhadap Rusia sebagai protes. 

Beberapa perusahaan teknologi seperti Google dan Microsoft telah bekerja untuk memblokir outlet media Rusia seperti jaringan RT yang dikelola negara dan Sputnik. Tapi, pernyataan Musk menyiratkan Starlink tidak akan memblokir kantor berita individu yang berbasis di Rusia. 

"Maaf menjadi absolutis kebebasan berbicara," tulisnya dalam pernyataannya.

Selain mengecualikan Ukraina, Musk tidak menyebutkan negara mana yang telah mendekati layanan Starlink SpaceX untuk meminta sumber media Rusia diblokir.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun

57 tahun lalu

Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

57 tahun lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal