Era Kecerdasan Buatan, Banyak Perusahaan Kesulitan Integrasikan AI

Dani M Dahwilani
Banyak perusahaan menghadapi tantangan mengintegrasikan solusi AI dalam operasional mereka. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id – Seiring meningkatnya adopsi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di berbagai sektor industri, banyak perusahaan menghadapi tantangan nyata dalam mengintegrasikan solusi AI ke dalam sistem operasional mereka. Kompleksitas integrasi, keterbatasan infrastruktur, hingga isu keamanan dan kedaulatan data menjadi hambatan utama dalam mempercepat transformasi digital.

Berbagai perusahaan sebenarnya telah memiliki strategi AI yang matang. Namun, saat masuk tahap implementasi, mereka kerap terbentur integrasi dengan sistem existing, keterhubungan dengan ekosistem AI, hingga proses procurement yang panjang sebelum solusi benar-benar dapat digunakan secara operasional.

Kendala teknis dan non-teknis tersebut membuat proses adopsi AI tidak selalu berjalan mulus. Selain membutuhkan kesiapan infrastruktur, perusahaan juga harus memastikan solusi yang diadopsi aman, terstandarisasi, serta mampu diskalakan sesuai kebutuhan bisnis.

Head of Industry Solution Lintasarta, Nurendrantoro, menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan AI. Namun, menurutnya, dibutuhkan sebuah wadah terintegrasi yang mampu menyederhanakan proses adopsi tersebut.

“Indonesia memiliki fondasi inovasi AI yang sangat kuat. Namun agar dampaknya optimal, dibutuhkan wadah yang mampu mengintegrasikan solusi, memperkuat kolaborasi antar pelaku ekosistem, memastikan keamanan data, serta mempercepat implementasi secara terukur. AI marketspace menjadi katalis dan memungkinkan seluruh proses tersebut berjalan lebih sederhana dan efisien,” ujar Nurendrantoro, dalam keterangan persnya, Kamis (26/2/2026)

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dorong Penguasaan Teknologi AI, Komdigi Kerja Sama ASEAN Foundation

57 tahun lalu

Pemerintah Dorong UMKM di Indonesia Manfaatkan Teknologi Digital dan AI

57 tahun lalu

KEK RI Diminati Investor Eropa, Sektor Energi Hijau dan Teknologi Jadi Primadona 

57 tahun lalu

Bisa Digunakan Cari Cuan, Pakar Ingatkan Mahasiswa Gunakan AI secara Bijak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal