Elon Musk Tunda Kesepakatan Twitter, Tunggu Review Data Akun Palsu

Dini Listiyani
Elon Musk Tunda Kesepakatan Twitter (Foto: Unsplash)

JAKARTA, iNews.id -  Elon Musk mengumumkan dia menangguhkan kesepakatan Twitter untuk sementara waktu sambil menunggu review data akun palsu atau spam. Penundaan akuisisi platform media sosial mengguncang pasar saham dalam prosesnya. 

Dalam tweet pengumumannya, CEO Tesla membagikan artikel Reuters yang membahas pertanyaan apakah akun palsu dan spam terdiri kurang dari 5 persen dari semua akun di Twitter, yang diklaim perusahaan dalam pengajuan SEC pada 2 Mei. 

"Kesepakatan Twitter untuk sementara ditangguhkan rincian yang mendukung perhitungan akun spam/palsu memang mewakili kurang dari 5 persen pengguna," ujarnya dalam tweet sebagaimana dikutip dari Digital Trends. 

Keputusan Musk untuk menjeda akuisisi Twitter karena penyelidikan aktif ke akun palsu menyiratkan angkanya mungkin lebih tinggi dari yang diklaim perusahaan. Dua jam setelah tweet pertamanya, Musk melanjutkan dengan mengatakan dia masih berkomitmen untuk mengakuisisi Twitter. 

Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan perusahaan menganggap komentarnya melanggar ketentuan kontrak, serta meremehkan asumsi perusahaan menyesatkannya tentang jumlah akun palsu di platform. Mereka menambahkan perusahaan tidak akan mengambil tindakan apa pun, mengingat Musk kemudian menegaskan kembali tekadnya untuk memiliki Twitter.

Sejak penawaran pembelian Twitter oleh Musk pada 25 April, dan penerimaan dewan, ribuan pengguna Twitter menonaktifkan akun mereka karena tidak ingin menggunakan aplikasi di bawah pemilik yang tidak mereka sukai. Sementara ribuan lainnya membuat akun baru, yang menyebabkan selebritas kehilangan dan mendapatkan pengikut. Bahkan jika akuisisi berhasil, Musk mengatakan dia akan menjadi CEO Twitter hanya untuk beberapa bulan.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Elon Musk Buka Rahasia Algoritma X, Begini Cara AI Menentukan Isi Feed For You

57 tahun lalu

Trump Boyong Miliarder ke China Temui Xi Jinping, Ada Orang Terkaya Dunia hingga Ikon AI

57 tahun lalu

Daftar 15 CEO AS Diajak Trump ke China, Kekayaaan Gabungan Tembus Rp17.500 Triliun

57 tahun lalu

Trump Boyong Pengusaha Kelas Kakap AS ke China, Ada Elon Musk hingga Tim Cook

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal