Data 267 Juta Pengguna Facebook Terekspos di Dunia Maya

Dini Listiyani
Ilustrasi Facebook (Foto: Pixabay/Simon)

Seperti yang ditunjukkan Comparitech, kebocoran database ini kemungkinan mengacu pada perubahan Facebook yang dibuat ke API-nya, yang sebelumnya memungkinkan pengembang aplikasi mengakses nomor telepon pengguna.

Data pada akhirnya dapat digunakan untuk kampanye phishing massal karena dimasukkannya nomor telepon. Jadi, pengguna perlu curiga terhadap pesan teks atau e-mail yang meminta password atau informasi sensitif lainnya.

Comparitech juga menyarankan untuk mengubah semua bidang dalam pengaturan privasi Facebook menjadi 'Only Friends' atau 'Only Me.' Lalu, menonaktifkan kemampuan mesin pencarian mentautkan ke profile untuk mencegah data Anda di-scrap oleh bot.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Internet
6 tahun lalu

Facebook Bikin Sistem Operasi Sendiri untuk Gantikan Android

Nasional
17 hari lalu

Perakit Senjata Api Ilegal di Sumedang Jualan Lewat Facebook-TikTok

Internet
19 hari lalu

Heboh Meta Dipanggil Komdigi, Penyebabnya Keterlaluan!

Nasional
20 hari lalu

Komdigi Panggil Meta, Minta Penjelasan Dugaan Kebocoran Data Pengguna Instagram

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal