Cegah Disinformasi, Wamenkominfo Dorong Penggunaan AI: Bisa untuk Cek Fakta 

Tangguh Yudha
Wamenkominfo Dorong Penggunaan AI: Bisa untuk Cek Fakta  (Foto: unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria mendorong penggunaan kecerdasan buatan atau AI oleh media. Upaya ini untuk menangkap penyebaran disinformasi di riuhnya Pilkada. 

AI, kata Nezar, dapat dimanfaatkan untuk memudahkan penyaringan informasi yang akan disampaikan ke masyarakat. Jadi, AI tidak hanya disalahgunakan sebagai alat penyebar disinformasi seperti deepfake. 

"Artificial intelligence bisa untuk pengecekan fakta dan analisa disinformasi,” katanya saat dijumpai di Konsolidasi Nasional Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) yang berlangsung di Hotel Peninsula, Jakarta, Jumat (13/9/2024).

Selain pengecekan fakta dan analisa disinformasi, Nezar mengatakan teknologi AI dalam jurnalisme juga dapat digunakan untuk personalisasi dan otomatisasi konten, peringkasan, dan penyusunan teks serta chatbot untuk interview. 

Nezar mengatakan, media nasional dapat menerapkan model bisnis multiplatform dengan menyajikan berita di beberapa platform konten sekaligus. Kedua menghadirkan konten show jurnalism yang berfokus pada konten berita mendalam, spesifik, dan menarik. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Internet
3 hari lalu

Bisa Digunakan Cari Cuan, Pakar Ingatkan Mahasiswa Gunakan AI secara Bijak

Nasional
4 hari lalu

Anies: AI Bikin Orang yang IQ-nya 120 Jadi 240, tapi...

Nasional
6 hari lalu

Qodari Sebut Tuduhan Amien Rais ke Presiden Prabowo Contoh Nyata Bahaya Hoaks di Medsos

Sains
7 hari lalu

Belajar Pakai AI, Ini Harus Diperhatikan agar Siswa Tetap Berpikir Kritis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal