Cegah Disinformasi, Komdigi Imbau Video dan Gambar AI Cantumkan Logo

Muhamad Fadli Ramadan
Pemerintah tengah menyusun Peta Jalan AI Nasional yang mengharuskan para pengembang kecerdasan buatan bersikap akuntabel dan transparan. (Foto: AI)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah tengah menyusun Peta Jalan AI Nasional yang mengharuskan para pengembang kecerdasan buatan (AI) bersikap akuntabel dan transparan. Ini seiring dengan banyaknya konten deepfake.

"Kami mendorong semua pengembang untuk bersikap etis, transparan, dan akuntabel ketika mereka memproduksi platform berbasis AI," ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria dalam keterangan persnya dilansir Kamis (23/10/2025).

Wamenkomdigi mengatakan pembuat konten AI harus menyertakan bahwa itu dibuat berdasarkan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Terlebih saat di dalamnya terdapat informasi yang dapat mempengaruhi masyarakat luas.

"Kita masih melihat video atau gambar AI yang tidak mencantumkan logo produk AI. Saya pikir itu tidak etis," ujar Nezar.

Perkembangan kecerdasan buatan yang semakin pesat telah melahirkan berbagai inovasi yang dapat membantu manusia. Tapi, ini juga dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab dalam melakukan kejahatan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Modus Penipuan dan AI Fraud Marak, Dibutuhkan Sistem Keamanan Digital Berlapis

57 tahun lalu

Fakta Baru! 67% Talenta Digital Indonesia Andalkan AI Setiap Hari

57 tahun lalu

Karya Terbaik Lulusan Microsoft Elevate Dipamerkan di AI Impact Challenge, Ini Inovasinya!

57 tahun lalu

Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal