Dia menerangkan, fitur offline membuat pengguna tidak lagi tergantung pada kualitas jaringan internet saat bekerja. Hal itu dinilai penting terutama bagi pekerja yang sering bepergian atau bekerja dari lokasi dengan koneksi terbatas.
“Baik saat pengguna sedang dalam perjalanan, bepergian, bekerja jarak jauh, maupun berada di situasi dengan kualitas koneksi internet yang beragam, Canva Offline membantu mereka tetap dapat berkreasi tanpa gangguan. Kami antusias menghadirkan pengalaman kreatif yang lebih mulus dan fleksibel bagi komunitas kami di Indonesia,” katanya.
Canva AI 2.0 sendiri didukung frontier AI lab yang mempermudah pengguna mengembangkan ide, membuat konten, berkolaborasi, hingga menghasilkan output akhir dalam satu platform terpadu. Kehadiran teknologi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses kreatif baik untuk individu maupun tim kerja.
Melalui Canva Offline, perusahaan juga ingin membantu lebih banyak pengguna mewujudkan ide menjadi karya nyata dengan lebih cepat dan efisien. Inovasi ini sekaligus memperkuat misi Canva dalam menghadirkan akses desain dan produktivitas yang lebih mudah dijangkau semua kalangan.