Aplikasi Perpesanan Masih Jadi Daya Tarik Penjahat Siber untuk Kirim Phishing

Intan Rakhmayanti Dewi
Aplikasi Perpesanan Masih Jadi Daya Tarik Penjahat Siber untuk Kirim Phishing (Foto: Unsplash)

Jumlah pesan berbahaya paling banyak terdeteksi di Rusia (42 persen), Brasil (17 persen) dan India (7 persen). Selain itu, statistik Kaspersky untuk Indonesia menunjukkan sebanyak 738 deteksi untuk WhatsApp dan 39 deteksi untuk Telegram selama periode Desember 2020 hingga Mei 2021.

Dalam hal jumlah serangan phishing yang tercatat per pengguna di WhatsApp, Brasil memimpin dengan 177 deteksi dan disusul oleh India (158). Pada saat yang sama, Rusia menjadi peringkat tertinggi dalam jumlah deteksi berbahaya di Viber (305) dan Telegram (79) dibandingkan dengan negara lainnya.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran

57 tahun lalu

Hacker Akun Instagram Ahmad Dhani Terdeteksi! Ternyata...

57 tahun lalu

Akun Instagram Ahmad Dhani Normal Lagi usai Bikin Gaduh Medsos!

57 tahun lalu

Akun Instagram Ahmad Dhani Kena Hack, Mendadak Jual Logam Mulia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal