Zidane dropped a small smirk after Alcoyano scored the winner over Madrid ???? pic.twitter.com/HVp9hmnyyY
— ESPN FC (@ESPNFC) January 20, 2021
Usai laga Zidane mengatakan sama sekali tak malu meski dipermalukan tim divisi ketiga. Juru taktik Prancis itu menilai media terlalu membesar-besarkan kekalahan ini.
"Itu (dipermalukan tim divisi ketiga) adalah kata-kata Anda (media). Kata-kata itu, bukan dari saya. Ini sepak bola yang dipenuhi hal-hal yang sulit. Memang benar kami bermain melawan tim Segunda B dan seharusnya memenangkan pertandingan secara normal. Tetapi pada akhirnya tidak seperti itu dan ini tidak berarti memalukan," kata Zidane dikutip dari laman resmi klub.
Mantan gelandang Juventus itu memastikan timnya pantang merana. Tersingkir dari Copa del Rey bukan akhir dari dunia. Madrid masih punya trofi Liga Spanyol dan Liga Champions yang bisa dibawa pulang.
"Kami akan terus bekerja, dan ini merupakan hari yang menyakitkan lagi karena kami tidak suka kalah. Para pemain hanya ingin menang. Tapi ini tak akan membuat kami gila, mari berpikir dan terus bekerja," ujarnya.