“Saya tidak ingin menyembunyikan kebenaran. Tentu saja, saya ingin menjadi pelatih kepala Barcelona. Saya sudah mengatakannya berkali-kali,” sambungnya.
“Tetapi, saya akan selalu menghormati pelatih ketua dan klub. Saya berharap yang terbaik tentunya. Saya sudah menjadi penggemar Barcelona sejak lama,” imbuhnya.
Spekulasi tentang pergantian kepelatihan Barcelona kembali muncul setelah Barcelona menelan kekalahan telak di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (17/2/2021). Menghadapi finalis tahun lalu yakni Paris Saint-Germain (PSG), Blaugrana takluk dengan skor 1-4.
Xavi dianggap menjadi sosok yang tepat menggantikan Koeman. Sebab dia merupakan produk La Masia dan gelandang legendaris Klub Katalan itu.
Sejauh ini prestasinya sebagai pelatih juga mentereng. Xavi berhasil memenangkan empat trofi di Timur Tengah.