“Seorang pemain dalam keadan kepercayaan diri tinggi begitu ditarik pasti kecewa. Namun dibalik itu ada strategi kami dari para pelatih melihat sisi-sisi yang harus dibenahi bukan berarti pemain yang dikeluarkan itu jelek, salah satu contoh masalah tenaga, itu yang kita diskusikan tadi,” kata Emral dalam jumpa pers usai laga, Jumat (1/3/2024).
“Apa yang saya katakan bukan berarti si Witan dalam keadaan jelek. Tapi ada hal yang kami inginkan, ada tenaga baru, pemain pengganti juga tidak sembarangan,” terangnya.
Lebih lanjut, Emral sangat bersyukur dengan hasil kemenangan yang diraih Bhayangkara FC. Pria berusia 65 tahun itu berharap tren kemenangan ini bisa berlanjut ke laga-laga berikutnya.
Selanjutnya, The Guardian akan tandang melawan Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, pada Rabu (6/3/2024).
“Apa yang kami harapkan bisa kami raih walupun cemas, sempat unggul 2-0, kemudian disamakan 2-2, dan kita dapat gol dari titik penalti. Apapun kejadiannya, jalannya pertandingan ini kita syukuri, kita menang. Mudah-mudahan kedepan kita bisa menang lagi lawan Arema, Amin,” ucap Emral.