Akibat insiden itu, performa Amallia menurun drastis. Mobilitas di lapangan tidak lagi optimal dan berpengaruh langsung terhadap pola permainan ganda putri Indonesia.
"Dengan adanya kejadian tersebut pergerakan Tiwi jadi terbatas dan kurang optimal di permainan," tambahnya.
Penanganan Medis dan Evaluasi Lanjutan
Nitya memastikan Amallia langsung mendapat penanganan awal setelah pertandingan selesai. Tim pelatih dan medis Pelatnas PBSI tidak mengambil risiko lanjutan dengan memaksakan kondisi atlet.
Dia menyebut proses pemantauan masih berlanjut untuk memastikan tingkat cedera secara detail. Evaluasi lanjutan akan dilakukan setibanya tim di Indonesia.
“Sudah ada penanganan dari tim medis Pelatnas PBSI setelah match selesai, dan mungkin ada penanganan lanjutan lagi saat tiba di Indonesia nanti," ujarnya.
Kegagalan melaju ke final Macau Open 2026 menjadi pukulan bagi Ana/Tiwi yang sebelumnya tampil konsisten sepanjang turnamen. Meski demikian, fokus utama tim kini tertuju pada pemulihan Amallia agar siap kembali ke agenda turnamen berikutnya.
PBSI bersama tim pelatih akan menunggu hasil observasi medis lanjutan sebelum menentukan langkah kompetisi selanjutnya bagi pasangan ganda putri andalan tersebut.