Manajemen juga menyatakan komitmen melakukan investigasi atas insiden tersebut. Evaluasi dilakukan untuk menjaga reputasi klub di kompetisi domestik maupun Asia.
"Mari kita jaga bersama marwah klub ini dengan menunjukkan dukungan yang dewasa dan bertanggung jawab, agar sepakbola tetap menjadi ruang kebanggaan yang dapat dinikmati oleh semua kalangan," tutur Adhitia.
Keputusan penutupan tribun ini menjadi salah satu langkah tegas Persib dalam merespons insiden di level Asia. Fokus berikutnya tertuju pada laga Super League sekaligus menjaga stabilitas suasana di Stadion GBLA.