Tragedi Tendangan Kungfu di EPA U-20 Berakhir Damai, Fadly Alberto dan Raka Nurholis Saling Berangkulan

Andri Bagus Syaeful
Fadly Alberto Hengga (kanan) dan Raka Nurholis saling berangkulan dalam mediasi resmi di Dewa United Arena, Rabu (22/4/2026). (Foto: iNews/Andri Bagus)

"Saya memohon maaf atas tindakan saya waktu pertandingan. Mungkin karena murni emosi saya yang enggak bisa saya kontrol dan saya melakukan tindakan yang tidak sportif," tuturnya.

Dia juga menyadari dampak dari aksinya terhadap citra sepak bola Indonesia. Fadly menilai tindakannya sebagai kesalahan besar.

"Saya meminta maaf sebesar-besarnya karena ini tindakan yang mungkin paling bodohlah di sepak bola yang tentunya masyarakat Indonesia tidak suka," katanya.

Permohonan maaf tersebut tidak hanya ditujukan kepada Raka, tetapi juga kepada seluruh tim dan masyarakat sepak bola Indonesia. Dia menegaskan penyesalan datang dari dirinya bersama tim dan staf Bhayangkara FC U-20.


Raka Nurholis Pilih Memaafkan meski Cedera

Raka Nurholis menerima permintaan maaf tersebut dengan sikap terbuka. Dia memilih memaafkan meski mengalami cedera akibat insiden tersebut.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Shin Tae-yong Datang Bawa Misi Besar ke Persija, Kuncinya Pemain Muda

57 tahun lalu

Tim Senior Gagal Juara, Persija U-20 Angkat Trofi EPA Super League

57 tahun lalu

Sumsel United U-19 Cetak Sejarah! Juara Perdana EPA Championship usai Final Dramatis

57 tahun lalu

Fadly Alberto Dihukum 3 Tahun Gegara Tendangan Kungfu, Bhayangkara FC Naik Banding

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal